Ratu Atut Yakin Ekonomi Tumbuh

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Ratu Atut Penuhi Tuntutan Buruh

Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah menyetujui tuntutan revisi upah minimum kabupaten/kota 2012 yang diajukan Aliansi Serikat Buruh/Serikat Pekerja Tangerang Raya, Kamis (29/12/2011).

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Tampilkan postingan dengan label Atut Chosiyah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Atut Chosiyah. Tampilkan semua postingan

Senin, 26 Maret 2012

Tingkatkan Hubungan Ekonomi, Indonesia-Cina Bentuk Komisi Bersama

BEIJING –- Pemerintah Indonesia dan Cina bersepakat untuk membentuk komisi bersama. Hal itu untuk meningkatkan hubungan ekonomi kedua negara.
“Komisi ini langsung melapor ke Presiden jika di Indonesia. Sedangkan jika di Cina melapor langsung ke Presiden dan Perdana Menteri,” kata Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, seperti dilaporkan wartawan Republika, Nasihin Masha dari Beijing, Cina, Sabtu (24/3).
Di hari terakhir kunjungannya ke Cina, Presiden mengadakan jumpa pers untuk menjelaskan poin-poin penting hasil pertemuannya dengan para pemimpin Cina. Presiden mengadakan pertemuan bilateral dengan Presiden Hu Jintao, PM Cina Wen Jiabao, dan Ketua Polit Biro Partai Komunis Cina Li Changchun.
Dalam lawatannya ini, Presiden didampingi Menteri Perindustrian MS Hidayat, Menteri Perdagangan Gita Wiryawan, Menteri BUMN Dahlan Iskan, Menteri Kelautan dan Perikanan Sharif Cicip Sutarjo, Mendikbud M Nuh, Menpora Andi A Mallarangeng, Mensesneg Sudi Silalahi, Sekretaris Kabinet Dipo Alam, dan Menteri Luar Negeri Marty Natalegawa.
Selain itu, turut pula empat anggota parlemen dan Gubernur Banten Ratu Atut Chosiah. Juga ikut pula Ketua Komite Ekonomi Nasional Chairul Tanjung. Selain itu, para pengusaha Indonesia juga dihadirkan untuk dipertemukan dengan pengusaha Cina. Para pengusaha itu berhasil melakukan 15 penandatangan kerja sama, sedangkan pemerintah menandatangani enam kesepakatan.
Adapun komisi-komisi itu, kata Presiden, di antaranya Komisi Perdagangan dan Investasi, Komisi Pertanian, Komisi Pariwisata, Komisi Energi, dan Komisi Pertahanan. Pembentukan komisi-komisi tersebut bertujuan untuk melancarkan hubungan kedua negara. “Sehingga makin efektif dan fokus,” katanya.
Sejak 2005, kata SBY, Indonesia menetapkan Cina menjadi mitra strategis. Hal itu dilakukan ketika Hu Jintao melakukan kunjungan ke Indonesia. Sejak itu, hubungan Indonesia dan Cina meningkat di segala bidang. Presiden juga menjelaskan, saat ini Indonesia telah menetapkan 14 negara sebagai mitra strategis. Di antaranya, Korea Selatan, Jepang, India, Brasil, Australia, Amerika Serikat, Rusia, dan Afrika Selatan.
“Kemitraan strategis itu kemitraan yang komprehensif untuk kepentingan nasional,” katanya.
Lebih lanjut SBY menjelaskan bahwa Indonesia harus pandai menangkap dan mencari peluang. Cina bersama India dan Indonesia adalah tiga negara yang tetap mencapai pertumbuhan yang tinggi  dan konsisten selama krisis 2008. Cina merupakan kekuatan ekonomi terbesar di Asia dan kedua di dunia.

Sedangkan Indonesia terkuat di Asia Tenggara dan keenam belas di dunia. Dengan saling bersinergi di antara kedua negara maka diharapkan akan saling menguntungkan kedua negara bagi kesejahteraan masyarakat. Salah satu strateginya adalah dengan kerja sama ekonomi karena bisa memberi manfaat riil.
Karena di saat krisis yang lalu, kata Presiden, justeru kedua negara mengalami peningkatan volume perdagangan. Sedangkan di bidang investasi, katanya, walau berkembang tapi belum sesuai potensi. Di bidanfg energi, katanya, perlu frame work yang baru dengan mengutamakan kepentingan dalam negeri. Sedangkan untuk bidang hukum, politik, dan pertahanan juga terus berkembang. “We are on the right track,” katanya.
Presiden mengakui ada hal-hal yang kemudian menimbulkan “kegaduhan”. Untuk itu, ia menyelesaikannya satu demi satu untuk mencari solusi yang saling menguntungkan. Di antaranya ia menyampaikan langsung soal kesulitan Bank Mandiri untuk membuka cabang di Shanghai. Ada masalah yang tersisa dari pembangunan pembangkit listrik. Juga menyangkut kasus gas di Tangguh. “Semua sepakat untuk duduk bersama untuk mencapai solusi yang diterima bersama,” katanya.

http://www.republika.co.id//berita/nasional/umum/12/03/24/m1dwpv-tingkatkan-hubungan-ekonomi-indonesiacina-bentuk-komisi-bersama

Rabu, 21 Maret 2012

Bank BJB Buka "Waroeng bjb" Permudah Kredit UMKM

Banten - Bank Jabar Banten membuka unit pelayanan kredit fungsional yang berada di lingkungan sentra usaha atau lingkungan pasar di Banten dengan sebutan 'waroeng bjb'.
Direktur Utama Bank Jabar Banten (BJB) Bien Subiantoro di Serang, Senin, mengatakan keberadaan waroeng bjb di sentra usaha atau pusat niaga tersebut tujuannya untuk mendorong penyaluran dan mempermudah pelayanan kredit bagi pelaku UMKM.
Program tersebut sasarannya mencari segmen pasar kredit skala mikro dan kecil, baik perorangan maupun pelaku usaha dalam kelompok usaha yang memiliki potensi untuk dibiayai dengan kredit.
"Kemudahan dari program ini, pelaku usaha tidak perlu datang ke kantor cabang bjb untuk mengajukan kredit. Petugas kami akan datang ke tempat usaha, tiga sampai empat hari permohonan kredit itu akan cair," kata Bien Subiantoro usai menghadiri peresmian 'waroeng bjb' Pasar Induk Rau bersama Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah di Kota Serang.
Ia mengatakan, tujuan dibukanya waroeng bjb tersebut diantaranya untuk membantu pengusaha mikro dalam meningkatkan usahanya, membantu pelaku UMKM agar memiliki akses dengan bank serta membantu upaya pemerintah untuk memberdayakan UMKM.
"Tahap awal di wilayah Serang akan dibuka di empat pasar, yakni di Pasar Rau, Ciruas, Cikande dan Pasar Baros," kata Bien.
Menurut dia, penyaluran kredit mikro bjb tahun 2011 di Banten mencapai Rp307,9 miliar. Sehingga dengan adanya 'waroeng bjb' tersebut target penyaluran kredit mikro pada 2012 naik 100 persen atau mencapai Rp600 miliar.
Selain penyaluran kredit mikro bagi pelaku UMKM, BJB juga melakukan nota kesepahaman dengan pihak pemerintah Kabupaten Serang dalam upaya pengembangan program PNPM Mandiri melalui pemberian pelatihan, pendampingan, pendidikan keuangan dan pelayanan jasa perbankan.
"Melalui kerja sama ini pengusaha mikro perempuan yang sudah mapan namun modal dari PNPM terbatas, maka bisa diarahkan ke kredit mikro di 'waroneg bjb', kata Bien Subiantoro.
Sementara itu Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah mengatakan, dengan kemudahan memeperoleh kredit bagi pengusaha mikro dari bank bjb, diharapkan UMKM di Banten bisa berkembang dengan cepat, sehingga target Laju Pertumbuhan Ekonomi (LPE) Banten 6,8 persen pada 2012 bisa tercapai.
"Saya berharap warga Banten bisa memanfaatkan program ini dengan sebaik-baiknya untuk mengembangkan usahanya. Sehingga UMKM di Banten yang berjumlah sekitar 980 ribu unit, bisa terus berkembang dengan baik," kata Ratu Atut Chosiyah.

Ratu Atut Yakin Ekonomi Tumbuh 6.8 Persen

SERANG, BP – Gubernur Ratu Atut Chosiyah menyatakan sikap optimisme soal pertumbuhan ekonomi Banten pada 2012 ini yang ditargetkan tembus pada angka 6.8 persen. Angka yang melebihi target pertumbuhan ekonomi nasional ini didasarkan pada iklim investasi yang dinilai semakin baik di Banten.

“Target laju pertumbuhan ekonomi (LPE) Banten di kisaran 6.5 persen hingga 6.8 persen. Tapi kami mengusahakan pertumbuhan ekonomi kita bisa di atas LPE nasional yang ditargetkan pada tahun ini di kisaran angka 6.7 persen,” ujar Atut usai meresmikan keberadaan Waroeng Bjb di Pasar Rau, Kota Serang, Senin (18/3).

Menurut  Atut, pertumbuhan ekonomi tersebut dapat diraih karena jumlah investor yang telah mengantre untuk masuk ke Provinsi Banten. Karenanya, lanjut dia, yang diperlukan adalah koordinasi dan kerjasama yang baik antar stakeholder untuk mendukung potensi pertumbuhan tersebut.

Melalui kerjasama, diharapkan LPE di atas angka nasional tidak hanya menjadi mimpi, melainkan realita yang dirasakan masyarakat.

“Banten saat ini menjadi primadona nasional dalam hal penanaman modal. Tidak hanya kedatangan PT KS Posco. Dalam waktu dekat ini Petrokimia juga akan menanamkan modal sebesar 5 miliar dollar AS di sini,” terangnya.

Dalam kesempatan itu, Atut juga berharap dalam waktu kurang dari 36 bulan ke depan, Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Lesung sudah dapat beroperasi. Sehingga diharapkan mampu mendongkrak pertumbuhan ekonomi baru di Banten.

Sebab, KEK Tanjung Lesung yang bakal dijadikan salah satu obyek wisata andalan di Provinsi Banten, tentu akan mampu menjadi daya tarik kedatangan wisatawan nasional dan mancanegara untuk memacu pertumbuhan di daerah sekitar.

Namun, politisi Partai Golkar ini mengaku sedikit terganggu dengan rencana kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) pada 1 April mendatang. Sebab, bisa dipastikan bahwa kenaikan BBM menjadi guncangan stabilitas ekonomi daerah.

Karena itu, kata Atut, dirinya bersama 33 gubernur se Indonesia telah menyampaikan keberatan atas rencana tersebut. Namun, pihaknya memahami upaya pemerintah pusat menaikan BBM demi menyelamatkan APBN.

“Keberatan kami disampaikan saat menghadiri pertemuan 33 gubernur se Indonesia di Jakarta beberapa waktu lalu,” ujarnya seraya menegaskan bahwa jika pun pemerintah tetap akan menaikkan harga BBM, dirinya akan berupaya agar tidak terjadi pengaruh yang besar terhadap geliat pertumbuhan ekonomi di Banten.

Ditemui secara terpisah, Pimpinan Kantor Bank Indonesia (BI) Serang, Andang Setyobudi mengatakan, terkait rencana pemerintah menaikkan harga BBM, tidak berpengaruh besar terhadap laju pertumbuhan ekonomi dan inflasi, baik dalam skala nasional maupun regional.

“Jika kenaikan sebesar Rp500, inflasi diperkirakan naik 0,3 persen. Hal ini tidak akan berdampak besar pada perekonomian Banten. Mengingat pertumbuhan ekonomi Banten saya nilai cukup kuat,” ujarnya.(JPNN)

sponsor

Senin, 28 November 2011

3 SK Pemilukada Banten diserahkan KPU kepada Gubernur Banten

20111125-A1-3-SK-HASIL-PELAKSANAAN-PEMILUKADA-BANTEN-DISERAHKAN-KEPADA-GUBERNUR-1Serang - Gubernur Banten-Hj.Ratu Atut Chosiyah menerima 3 dokumen berupa Surat Keputusan (SK) hasil pelaksanaan Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) Banten periode 2012-2017 dari Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Provinsi Banten di Pendopo Gubernur Banten, Jum’at (25/11).

SK hasil penyelenggaraan pemilukada Banten diserahkan Ketua KPUD Banten-Hambali. Dalam acara penyerahan dokumen, Hambali disertai Komisioner KPUD Banten dan Sekretaris KPUD Provinsi Banten-Erik Sihabudin.

Ketiga berkas dokumen yang disampaikan KPU Banten di Pendopo tersebut adalah copy/salinan putusan Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia Perkara Nomor 114, 115, 116/PHPU.D-IX/2011 Perihal Perselisihan Hasil Pemilihan Umum Gubernur dan Wakil Gubernur Banten Tahun 2011; Surat Keputusan Komisi Pemilihan Umum Provinsi Banten Nomor : 55/Kpts/KPU-Prov-015/TAHUN 2011 Tanggal 30 Oktober 2011 Tentang Penetapan Rekapitulasi Hasil Penghitungan Perolehan Suara Tingkat Komisi Pemilihan Umum Provinsi Banten pada Pemilihan Umum Gubernur dan Wakil Gubernur Banten Tahun 2011; dan Surat Keputusan Komisi Pemilihan Umum Provinsi Banten Nomor : 56/Kpts/KPU-Prov-015/TAHUN 2011 Tanggal 30 Oktober 2011 Tentang Penetapan Calon Terpilih Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Banten Periode 2012 – 2017 Pada Pemilihan Umum Gubernur dan Wakil Gubernur Banten Tahun 2011.

Usai menerima 3 dokumen dari Ketua KPUD Banten, Gubernur terpilih periode 2012-2017 menyatakan rasa syukur dan mengungkapkan apresiasi terhadap masyarakat Banten, kepada semua pihak yang terlibat dalam pengamanan, serta kepada instansi-instansi yang telibat dalam pelaksanaan pemilukada.

“Saya mengucapkan terima kasih dan memberikan apresiasi kepada semua pihak yang terlibat terutama kepada masyarakat yang telah mengawal dan melaksanakan tahapan pemilukada dengan baik” katanya.

Dihadapan jajaran KPUD Banten, Gubernur mengungkapkan rasa syukurnya atas penyelenggaraan pemilukada yang telah berjalan dengan lancar, jujur, terbuka dan adil. Menurutnya, sekalipun pemilukada Banten harus melewati dulu berbagai dinamika yang sangat melelahkan. Dinamika seperti itu merupakan proses berdemokrasi.

Tahapan seperti gugatan pemohon calon gubernur lain yang tidak puas dengan ketetapan pemenang dari KPU Banten walau sudah diajukan ke Mahkamah Konstitusi tetapi akhirnya tahapan-tahapan itu telah dilewati bersama-sama dengan baik.

“Alhamdulillah proses persidangan sengketa pemilukada Banten telah usai dan MK menyatakan menolak gugatan dari ketiga pemohon dan hari ini secara resmi SK-nya dapat saya terima” ucapnya.

Ratu Atut Chosiyah yang juga calon gubernur (cagub) terpilih periode 2012-2017 menambahkan bahwa penyelenggaraan pemilukada tidak lepas dari peran seluruh masyarakat Banten yang telah menempatkan diri sebagaimana mestinya dalam berpolitik. Oleh karena itu hasil pelaksanaan pemilukada Banten memenangkan pasangan cagub dan cawagub dari nomor urut 1.

Pemilukada juga tidak lepas dari peran Muspida, Kapolda, jajaran instansi vertikal yang telah sama-sama mensukseskan pemilukada.

“Saya juga mengucapkan terima kasih sekali lagi kepada masyarakat atas apresiasi dan partisipasinya dalam penyelenggaraan tahapan pemilukada di Banten dan kepada KPUD Banten yang telah menyerahkan 3 dokumen hasil pemilukada dan ketiga dokumen ini akan menjadi sejarah bagi Banten” tambahnya.

Selanjutnya Gubernur juga berharap persiapan untuk pelaksanaan pelantikan Gubernur dan Wakil Gubernur terpilih periode 2012-2017 pada 11 Januari 2012 mendatang dapat segera disiapkan.

“Pemerintah Provinsi Banten melalui Biro Pemerintahan dan SKPD terkait juga akan terus memantau persiapan pelantikan tersebut, dan diharapkan maksimal pada akhir Desember surat keputusan dari Presiden sudah selesai” tambah Gubernur.

Ketua KPUD Provinsi Banten juga menyampaikan bahwa penyerahan salinan keputusan MK, salinan Rekapitulasi Hasil Penghitungan perolehan suara dan Penetapan calon terpilih, merupakan kewajiban KPUD Provinsi kepada DPRD Banten dan Gubernur selambat-lambatnya 3 (tiga) hari setelah menerima surat keputusan dari MK.

“Kemarin kami juga telah menyampaikan berkas yang sama kepada Ketua DPRD Provinsi Banten untuk selanjutnya DPRD menindaklanjuti dengan membuat surat rekomendasi yang ditujukan kepada Menteri Dalam Negeri” ungkap Hambali.

Dalam kesempatan yang sama, Asisten Tata Praja Provinsi Banten-H.Anwar Mas’ud menerangkan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri) terkait jadwal pelantikan yang akan disesuaikan dengan agenda Menteri Dalam Negeri RI.

“Semua dokumen persyaratan sebelumnya telah dilengkapi pula kepada DPRD Banten dan Kemendagri tinggal menambahkan Surat Keputusan MK yang alhamdulillah baru hari ini kita resmi menerima dari KPUD Provinsi Banten” terangnya.

(hms)

Technorati Tags: ,,,

Rabu, 23 November 2011

Kemenangan Atut-Rano Kemenangan Rakyat Banten

ratu atut pasha ungu antarafoto-1318164301-JAKARTA - Mahkamah Konstitusi (MK) menolak seluruh dalil yang diajukan pemohon, yaitu Wahidin Halim-Irna Narulita dan Jazuli Juwaini-Makmun Muzaki, dalam gugatan sengketa hasil Pemilukada Banten 2011, Selasa (22/11/2011). Dengan putusan ini, pasangan Ratu Atut Chosiyah-Rano Karno menang secara bersih dan terhormat dan dipastikan menjadi Gubernur Banten periode 2012-2017.
"Permohonan pemohon ditolak untuk seluruhnya," kata Ketua MK, Mahfud MD, dilanjutkan dengan ketukan palu sidang sebanyak tiga kali di Gedung MK, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta.
Beberapa saat kemudian ledakan kegembiraan pun terjadi di luar ruang sidang. Para pendukung Atut-Rano bersorak-sorai, berjingkrak-jikrak dan bernyanyi: "Ratu Atut menang lagi, Ratu Atut menang lagi...Ratu Atut menang lagi...". Tak juga kalah gembiranya para pendukung Atut-Rano yang berada di luar gedung MK. Mereka juga saling berjabatan tangan dan bernyanyi-nyanyi.
Menurut MK sebagaimana dibacakan para hakim secara bergantian, semua bukti yang diajukan oleh pihak Wahidin maupun Jazuli, tidak terbukti merupakan kecurangan Pemilukada yang terstruktur, sistematis dan masif. Sehingga, tidak mempengaruhi suara dalam Pemilukada, dan tidak perlu diulang.
Dalam penggunaan program excel yang dibuat menghitung suara. Versi kubu Wahidin, program itu membuat suara Ratu Atut terdongkrak sebanyak 212 suara. Namun MK telah melakukan simulasi perhitungan ulang dengan mengambil sampel di Kec. Cipondoh, Benda, Larangan dan Karang Tengah. Ternyata hasilnya tidak berpengaruh dan program tersebut hanya program biasa. Bukan aplikasi sebagaimana dalil pemohon.
Begitu pula dengan dalil-dalil yang yang diajukan pemohon seperti intimidasi, penghilangan DPT, duplikasi DPT, politik uang, dalm lain-lainnya tidak ada satupun yang diterima dan terbukti secara hukum.
Ada tiga pihak yang menggugat kemenangan Ratu Atut Chosiyah dan Rano Karno. Mereka adalah para calon yang kalah, yakni pasangan Wahidin Hali-Irna Narulita dan Jazuli Juwaini-Makmun Muzakki. Selain itu calon yang sempat maju namun tak lolos verifikasi Dwi Jatmiko-Tjejep Mulyadinata juga ikut melakukan gugatan. Namun, seluruh gugatan ketiga pihak tersebut ditolak oleh MK.

Senin, 21 November 2011

Atut-Rano siap terima putusan MK

Atut-Rano siap terima putusan MK Jakarta (ANTARA News) - Menjelang pembacaan putusan sidang Mahkamah Konstitusi (MK) pada Selasa (22/11), pasangan calon Gubernur/Wakil Gubernur Banten, Ratu Atut-Rano Karno (Atut-Rano), mengemukakan bahwa siap menerima apa pun keputusan itu.
"Tim Atut-Rano siap menerima apa pun keputusan MK dengan lapang dada dan legowo," kata Juru Bicara Atut-Rano, Iwan K. Hamdan, dalam siaran persnya, Senin, berkaitan dengan sidang sengketa hasil pemilihan umum kepala daerah (Pilkada Banten).
Iwan juga menyatakan, sikap Atut-Rano ini seharusnya juga diikuti oleh pemohon, yakni pasangan Wahidin Halim - Hj. Irna Narulita dan pasangan H. Jazuli Juwaini LC - Makmun Muzakki, serta bakal calon dari independen Dwi Jatmiko - Tjejep Mulyadinata.
Pihak Atut-Rano berkeyakinan, berdasarkan fakta persidangan, maka MK akan mengukuhkan kemenangan Atut-Rano sebagaimana hasil keputusan sidang pleno Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Banten.
"Hari Selasa (22/11) adalah hari pengukuhan, bahwa sejatinya kami telah menang dengan cara yang terhormat, melalui proses yang begitu bermartabat dan dalam suasana pilkada yang hebat," ujarnya.
Iwan juga menyatakan, dalam sidang keputusan hari Selasa, pasangan calon Atut-Rano akan hadir dalam ruang sidang, mengikuti dan menyimak apapun keputusan yang dibacakan oleh Ketua MK, Mahfud MD.
"Ini adalah bentuk sikap siap menang siap kalah dari pasangan calon Atut-Rano dalam mengikuti semua proses pilkada Banten," katanya.
Sengketa Pilkada Provinsi Banten ini dimohonkan oleh dua pasangan, yakni pasangan Wahidin Halim - Hj. Irna Narulita dan pasangan H Jazuli Juwaini LC - Makmun Muzakki serta bakal calon dari independen Dwi Jatmiko - Tjejep Mulyadinata.
Para pemohon mengajukan gugatan ke MK karena memiliki cukup bukti dugaan kecurangan dalam Pilkada Banten.
Dalam permohonannya ini, para pemohon meminta ke MK memerintahkan KPU untuk melakukan Pemungutan Suara Ulang (PSU), dengan alasan banyaknya dugaan kecurangan yang dilakukan pasangan Ratu Atut Chosiyah - Rano Karno.
Pemohon menilai pasangan Atut-Rano melakukan pelanggaran secara sistematis, terstruktur dan masif seperti dugaan politik uang, ketidaknetralan penyelenggara Pilgub dan pengerahan birokrasi.
Hasil Pilkada Banten telah dimenangkan oleh pasangan nomor urut satu (Atut-Rano) dengan perolehan sebesar 49,65 persen suara.
(T.J008/I007)

Editor: Priyambodo RH

Minggu, 30 Oktober 2011

Ratu Atut–Rano Karno Menangi Pilgub Banten 49,64 %

ratu atut rano karnoSerang - Pasangan Ratu Atut Chosiyah-Rano Karno memperoleh suara terbanyak dalam Pemilihan Kepala Daerah Provinsi Banten 2011. Perolehan suara itu terungkap dalam rapat pleno terbuka Komisi Pemilihan Umum Provinsi Banten dalam rangka rekapitulasi penghitungan suara dan penetapan calon terpilih Pilkada Banten di Serang, Minggu, 30 Oktober 2011.
Pasangan nomor urut satu itu memperoleh suara terbanyak di tujuh kabupaten/kota dari delapan kabupaten/kota di Banten yakni di Kabupaten Pandeglang, Kabupaten Lebak, Kabupaten Serang, Kota Serang, Kota Cilegon, Kota Tangerang Selatan dan di Kabupaten Serang.
Sementara di Kota Tangerang suara terbanyak diperoleh pasangan nomor urut dua Wahidin Halim-Irna Narulita.
Hasil rekapitulasi penghitungan suara dari delapan KPU kabupaten/kota menunjukkan, pasangan nomor urut satu Ratu Atut-Rano Karno meraih 2.136.035 suara atau 49,64 persen, pasangan nomor urut dua Wahidin Halim-Irna Narulita memperoleh 1.674.957 suara atau 38,93 persen dan pasangan nomor urut tiga Jazuli Juwaini-Makmun Muzakki memperoleh 491.432 suara atau meraih 11,42 persen dari total suara sah 4.302.424 suara.
Rapat Pleno terbuka KPU Banten dipimpin Ketua KPU Hambali dan dihadiri empat anggota KPU Banten Didi M Sudih, Nasrullah, Lukman Hakim, dan Agus Supriyatna. Pleno KPU Banten juga dihadiri KPU kabupaten/kota dan Panwas provinsi dan kabupaten/kota.
Rapat Pleno KPU Banten juga dihadiri Kapolda Banten Brigjen Pol Eko Hadi Sutedjo, Danrem 064/Maulana Yusuf Kol Inf Joko Warsito serta unsur Muspida Provinsi Banten.
Namun, rapat pleno terbuka KPU Banten tersebut tidak dihadiri pasangan calon gubernur nomor urut dua dan tiga dan hanya pasangan nomor urut satu Ratu Atut Chosiyah - Gubernur Rano Karno yang datang menjelang akhir rapat pleno.

Senin, 24 Oktober 2011

Ratu Atut Rano Karno Unggul di Cilegon

ratu atut rano karno puan maharaniCilegon - Pasangan calon gubernur Banten dan wakilnya, Ratu Atut Chosiyah-Rano Karno, untuk sementara meraih suara terbanyak di Cilegon dengan 62 persen atau 102.807 suara, jauh meninggalkan para pesaingnya.
"Berdasarkan tabulasi suara yang masuk di KPU Kota Cilegon, pasangan nomor urut satu masih unggul dibandingkan dua kandidat lainnya," kata Ketua KPU Kota Cilegon, Syaeful Bachry, di Cilegon, Senin (24/10).
Dia menjelaskan, saat ini kandidat dengan nomor urut satu, Ratu Atut Chosiyah-Rano Karno memperoleh suara sebanyak 102.807, sedangkan Wahidin Halim-Irna Narulita mendapatkan 34.330 suara dan pasangan Jazuli Juwaini-Makmun Muzakki mendulang 29.247 suara.
"Kalau dilihat dari prosentase, nomor urut satu 62 persen, nomor urut dua sebesar 20 persen, dan nomor urut tiga 18 persen," katanya.
Dengan demikian, untuk sementara total suara yang masuk ke KPU Kota Cilegon berjumlah 166.384 suara, dari total pemilih di Daftar Pemilih Tetap (DPT) sebanyak 265.532 jiwa.
"Untuk resminya nanti kami akan sampaikan, berapa sebenarnya jumlah suara yang masuk, dan warga yang golput. Karena sampai saat ini PPK masih melakukan perhitungan secara manual," ujarnya.
Secara terpisah, Ketua PPK Kecamatan Pulomerak, Murod, mengatakan, pihaknya saat ini masih terus melakukan proses perhitungan manual di Pulomerak.
"Di Pulomerak ada empat kelurahan, dan Insya Allah hari ini juga proses penghitungan akan selesai," ujarnya.

(ratuatut.com / ant)

Minggu, 16 Oktober 2011

Ratu Atut-Rano Karno Beri Bukti, Bukan Janji

ratu atut pasha ungu antarafoto-1318164301-SERANG - Pasangan Calon Gubernur Hj. Ratu Atut Chosiyah selama ini telah memberikan banyak bukti hasil-hasil pembangunan bagi masyarakat Banten. Dan nantipun, bersama Calon Wakil Gubernur H. Rano Karno, akan terus memberikan bukti dengan agenda-agenda pembangunan. Bukan sekadar janji-janji kosong.
Demikian inti dari orasi sejumlah partai koalisi seperti PAN, PKB, Gerindra, Hanura dan lainnya dalam kampanye keempat pasangan nomor urut 1, yaitu Cagub dan Cawagub Hj. Ratu Atut Chosiyah - H. Rano Karno di lapangan Kramatwatu, Kota Serang, Sabtu (15/10/2011).
"Selama lima tahun kepemimpinannya, Ratu Atut telah memberikan banyak bukti hasil pembangunan di berbagai bidang dan mendapatkan pengakuan melalui berbagai penghargaan yang diberikan pemerintah pusat. Bahkan Pendapatan Asli Daerah hanya dalam waktu dua tahun terakhir mengalami kenaikan Rp 1,5 milyar," kata Ketua DPW PAN Banten Tb. Luay Sofhani.
Disebutkan, Banten kini telah menjadi salah satu lumbung padi nasional, kemudian Laju Pertumbuhan Ekonomi Banten juga naik secara signifikan hingga melampaui angka nasional, jumlah lembaga pendidikan juga mengalami kenaikan, angka kemiskinan absolut berhasil diturunkan, dan derajat kesehatan masyarakat pun berhasil ditingkatkan.
"Semua itu merupakan keberhasilan yang patut disyukuri oleh masyarakat Banten, yang dikenal agamis dan religius. Ciri masyarakat agamis adalah senantiasa bersyukur. Dan oleh sebab itu, mari kita berikan kesempatan kepada Ibu Ratu Atut Chosiyah untuk kembali meneruskan pembangunan di Banten," katanya.
Sementara itu  Hj. Ratu Atut Chosiyah dalam orasinya menyampaikan terima kasih atas dukungan seluruh elemen masyarakat selama lima tahun terakhir masa kepemimpinannya. "Saya mengaja mari kita terus memperkuat kebersamaan dan kebersatuan untuk melanjutkan percepatan pembangunan agar Banten lebih cepat mencapai kesejahteraan yang adil dan merata," tambahnya.
Atut berjanji akan bekerja lebih keras dan memberikan yang terbaik bagi Banten, dan tentu saja bersama segenap elemen masyarakat. Menurutnya, seluruh elemen masyarakat memiliki peran yang sangat besar terhadap kemajuan yang telah dicapai Banten selama ini. "Mari kita terus kembangkan kebersamaan dan kebersatuan dengan semangat untuk melakukan pembaruan," tandas wanita pertama yang menjadi gubernur di Indonesia ini.
Sedangkan H. Rano Karno juga mengucapkan terima kasih kepada segenap masyarakat yang telah menerima dan memberikan dukungan pada dirinya untuk membantu Ratu Atut Chosiyah. Ia mengingatkan kembali pesan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri kepada segenap kader, pendukung dan simpatisan agar semakin intensif berkonsolidasi untuk memenangkan Pemilukada Banten pada 22 Oktober mendatang.
Rano mengacungkan jempolnya kepada massa pendukung dan simpatisan koalisi partai "Banten Bersatu Teruskan Pembangunan", yang menunjukkan betapa besarnya dukungan yang diberikan dalam setiap kampanye. "Saya melihat sejak kampanye damai hingga hari ini dukungan massa begitu besar. Salut!" kata Rano disambut tepuk sorak massa.
Kampanye keempat di Kramatwatu setelah Rajeg, Cilenggang dan Malingping, menurut Rano, membuktikan betapa kuatnya kebersamaan dan kecintaan masyarakat terhadap Banten. "Oleh sebab itu, saya tidak ragukan lagi bahwa pada 22 Oktober nanti anda-anda semua yang hadir maupun tidak dalam kampanye ini akan mencoblos nomor 1," katanya.
Kampanye di lapangan Kramatwatu yang dihadiri sekitar 25.000 massa pendukung dan simpatisan, tak pelak menimbulkan kemacetan yang parah di poros jalan Serang-Cilegon. Sejak pagi hari, arus lalu lintas menuju Serang maupun sebaliknya ke Cilegon sudah sangat padat di sekitar Kramatwatu. Menjelang siang kemacetan total pun tak lagi bisa dihindarkan.
Akibatnya, ribuan massa terpaksa harus berjalan kaki hingga sekitar tiga kilometer untuk sampai ke lokasi kampanye di lapangan Kramatwatu. Penyebabnya, mobil yang mengangkut massa sudah tidak bisa bergerak. Pihak kepolisian pun berupaya mengalihkan arus lalu lintas dari Cilegon ke arah Karangantu.
Ketua Badan Pemenangan Pemilu DPD Partai Golkar Banten Very Muchlis menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada masyarakat, yang terjebak dalam kemacetan. Ia meminta kepada masyarakat pengguna jalan yang merasa terhambat perjalanannya dan terganggu, dapat memaklumi kondisi yang ditimbulkan akibat kampanye Atut-Rano.
"Kampanye Atut-Rano memang selalu dihadiri puluhan ribu massa pendukung dan simpatisan, sehingga kemacetan lalu lintas sulit dihindarkan. Kami sekali lagi mohon maaf kepada segenap masyarakat," kata Very.

(wp)

Rabu, 12 Oktober 2011

Ratu Atut: Masyarakat Jangan Termakan Isu Kampanye Hitam

1. portraitMALINGPING - Hj. Ratu Atut Chosiyah, calon Gubernur Banten dengan nomor urut satu, dalam kampanyenya di Lapangan Malingping, Kabupaten Lebak, kembali mengingat agar masyarakat jangan termakan hasutan yang menjelek-jelekkan dirinya. "Saya sudah menemukan adanya upaya kampanye negatif dari lawan-lawan politik, dengan menyebarkan isu dan selebaran yang isinya menjelekkan nama baik," kata Ratu Atut di hadapan lautan manusia yang membanjiri Lapangan Malingping.
Dalam orasinya, Ratu Atut mengatakan, dirinya yakin dan percaya bahwa masyarakat Lebak khususnya maupun Banten pada umumnya, sudah pandai menilai bahwa isu dan isi selabaran yang disebarkan adalah suatu kebohongan. "Saya yakin dan sudah melihat secara langsung ke lapangan bahwa masyarakat telah merasakan adanya kemajuan-kemajuan yang dicapai melalui program pembangunan yang telah dilakukan selama lima tahun terakhir kepemimpinan saya. Saya ingin masyarakat Banten semakin sejahtera dan teman memelihara keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT," katanya.
Dikatakan, sebagai daerah agraris dan agamis, tidak ada tempat bagi upaya berpolitik dengan cara-cara menghasut, memfitnah dan cara buruk lainnya. Masyarakat Lebak khususnya maupun Banten pada umumnya, saat ini sudah semakin cerdas, sehingga tidak mudah termakan provokasi. "Masyarakat Lebak sudah mengalami kemajuan di segala bidang," tandasnya.
Namun demikian, sambung Ratu Atut Chosiyah, masih banyak lagi yang harus ditingkatkan dan dikembangkan di wilayah Lebak dan Banten pada umumnya, untuk kesejahteraan seluruh masyarakat. Berdasarkan pengalaman memimpin Banten sejak tahun 2000, Ratu Atut meyakinkan masyarakat bahwa dirinya bersama seluruh komponen pembangunan mampu membawa Banten menjadi daerah yang dapat dibanggakan di tingkat nasional bahkan internasional.
Ia menyebutkan, Banten kini telah menjadi target para investor mancanegara untuk menanamkan modal usaha. Oleh sebab itu, Ratu Atut meminta kepada masyarakat untuk bersatu dan menjalin persatuan agar dapat terus tercipta suasana yang kondusif, aman dan damai. "Mari kepada segenap masyarakat Lebak dan Banten umumnya, kita bersatu padu dan bersama-sama melakukan pembaruan agar Banten dapat lebih cepat mencapai kemajuan dan kesejahteraan yang tetap berlandaskan iman dan taqwa," kata politikus wanita asli Banten ini.
Sementara itu calon pendampingnya sebagai wakil gubernur, H. Rano Karno, juga mengurasi sejumlah keberhasilan yang telah dicapai selama kepemimpinan Hj. Ratu Atut Chosiyah lima tahun terakhir. Ia menjanjikan, dengan kehadirannya sebagai wakil gubernur Insya Allah akan dapat lebih mempercepat laju pembangunan di wilayah Banten.
Ia juga mengingatkan kepada masyarakat Lebak dan Banten pada umumnya agar jangan terpancing atau terhasut oleh isu-isu yang menjelek-jelekkan Ratu Atut. "Saya tegaskan sekali lagi, yang namanya isu tidak bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya alias bohong. Oleh sebab itu abaikan saja semua isu dan tetap memberikan dukungan kepada Ibu (Ratu Atut)," katanya.
Para orator dari partai-partai pengusung anggota koalisi "Banten Bersatu Teruskan Pembangunan", juga mengingatkan hal senada terkait penyebaran kabar bohong di wilayah Lebak. "Ibu Ratu Atut telah terbukti berbuat banyak dan melakukan yang terbaik bagi masyarakat Banten. Mari kita beri kesempatan sekali lagi pada Ibu Ratu Atut untuk meneruskan pembangunan," kata Ali Muhadi dari partai Hanura.
Sementara anggota DPR RI dari Partai Golkar, H. Hikmat Tomet, menyampaikan terima kasih kepada seluruh masyarakat atas dukungan yang telah diberikan selama ini dan akan diberikan pada Pemilukada Banten 22 Oktober yang akan datang. "Kami bukan berjanji, tapi sudah memberikan bukti. Dan seterusnya kami akan memberi bukti dengan meneruskan pembangunan di wilayah Banten," katanya.
Ketua Badan Pemenangan Pemilu DPD Partai Golkar Banten, Very Muchlis, juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak, personel Polri maupun TNI, yang telah menjalankan tugasnya mengamankan berlangsungnya kampanye pasangan cagub dan cawagub nomor urut 1, Hj. Ratu Atut Chosiyah dan H. Rano Karno.
"Saya juga menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya apabila berlangsungnya kapanye di lapangan Malingping, Lebak, menyebabkan kemacetan akibat membludaknya para pendukung yang hadir. Saya juga mohon maaf sekaligus terima kasih kepada masyarakat sekitar yang merelakan rumahnya menjadi tempat parkir kendaraan bermotor yang dibawa massa pendukung," tuturnya.
H. Jumali, salah seorang warga Malingping yang saat kampanye berlangsung, halaman rumahnya dipenuhi kendaraan bermotor roda dua menyatakan ikhlas dan bisa memaklumi keadaan tersebut. "Saya pendukung setia Ibu Ratu Atut, jadi ini juga sebagai bentuk dukungan terhadap Ibu. Tidak jadi soal halaman rumah buat parkiran motor," katanya.

Senin, 26 September 2011

Dana Hibah Menolong Guru Ngaji di Saketi

PANDEGLANG - Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kecamatan Saketi, Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten, KH. Uci, menilai perhatian Gubernur Banten Hj. Ratu Atut Chosiyah terhadap pembangunan bidang keagamaan sangat besar. "Ibu Gubernur sangat memperhatikan masalah hubungan antar intern umat beragama, khususnya Islam di Banten," katanya.
Uci memberikan apresiasi kepada upaya Gubernur yang tidak hanya dalam bidang pembangunan fisik infrastruktur dan perekonomian masyarakat, melainkan juga membangun mental spiritual masyarakat.
Menurut Uci, ujung tombak pembangunan keimanan dan ketaqwaan masyarakat terletak pada para guru ngaji yang ada di kampung atau desa. "Para guru ngaji memiliki peran penting dalam upaya memperkuat keimanan masyarakat agar tidak mudah terpengaruh oleh ajaka-ajakan radikal maupun ajaran sesat yang belakangan banyak berkembang," katanya.
Gubernur Banten Hj. Ratu Atut Chosiyah sependapat, bahwa para guru ngaji di kampung-kampung maupun desa, sangat membantu pemerintah provinsi dalam upaya meningkatkan keimanan dan ketaqwaan masyarakat, membina mental spiritual kepada anak-anak sejak usia dini, dan menghapus buta aksara Al Qur'an di wilayah Banten.
Oleh sebab itu, Gubernur memberikan apresiasi yang tinggi terhadap kontribusi para guru ngaji dalam pembangunan iman dan taqwa, yang merupakan bagian dari cita-cita masyarakat Banten yaitu "Banten Sejahtera Berlandaskan Iman dan Taqwa. "Para guru ngaji juga berperan besar dalam upaya mempertahankan ciri khas Banten sebagai wilayah religius," katanya, saat kunjungan kerja ke Saketi, Senin (26/09/2011).
Sementara itu Pemerintah Provinsi Banten menyalurkan bantuan hibah kepada ratusan guru ngaji di Kecamatan Saketi, yang bertujuan untuk memberdayakan kehidupan para guru ngaji di Saketi sebagai bagian penting di antara pelaku pembangunan Banten yang perlu mendapat perhatian.
Salah seorang guru ngaji mengatakan, sangat bersyukur dengan adanya bantuan hibah dari pemerintah provinsi. "Saya bersyukur dengan adanya perhatian pemerintah ini," kata Eddy, guru ngaji asal Desa Saketi, Kecamatan Saketi, Provinsi Banten.
Selain mengajari anak-anak di kampungnya membaca Al-Quran, Eddy sehari-hari hanya mengandalkan penghasilan yang tak seberapa dari menjadi buruh kebun. "Saya ikhlas mengajari anak-anak mengaji. Tak pernah mengharapkan imbalan apapun. Tapi, terkadang ada yang membawa beras," ujar lelaki berusia 47 tahun itu.

(sp)

Minggu, 18 September 2011

Banten Sumbang Surplus Padi 250 Ribu Ton

atut-ical-padiTANGERANG—Provinsi Banten turut berhasil meningkatkan surplus padi 250 ribu ton dari 10 juta ton target pemerintah.
"Hingga September 2011, Banten sudah memberi surplus 89 ribu ton beras," kata Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah saat penanaman padi di Desa Tanjung Anom, Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang, Kamis (15/9).

Penanaman padi itu terkait program Gerakan Peningkatan Produksi Pangan Berbasis Korporasi (GP3K). Program itu melibatkan empat BUMN utama, yaitu PT Sang Hyang Seri, PT Pertani, Perum Perhutani, dan Pusri Holding. 
Ratu Atut menambahkan, dengan pencanangan GP3K ini, ia menaruh harapan besar dalam upaya pembinaan terhadap petani. Ia juga sempat berkomentar tentang harga beras rata-rata yang sudah mencapai sepuluh ribu rupiah per kilogram, namun Banten masih bertahan dengan harga Rp7.500 per kg. Dalam kesempatan tersebut, Ratu Atut meminta petani menghindari menjual gabah ke tengkulak.
Direktur Utama PT Sang Hyang Seri (Persero) Eddy Budiono mengatakan total pencanangan tanam di Provinsi Banten mencapai enam ribu ha. Dalam skala provinsi, realisasi penanaman sudah mencapai 3.600 ha atau 60 persen.

Program GP3K ini, lanjutnya mendapatkan sumber dana aktivitas salah satunya dari Program Kemitraan dan Bina Lingkungan (PKBL) yang melibatkan 21 BUMN. Beberapa pendukung dana dari PT Antam, PT PLN, PT PGN, dan PT Askes. "Harapannya seluruh BUMN dapat bersinergi dan berkontribusi," tuturnya

Kamis, 01 September 2011

Ratu Atut: Idul Fitri waktu yang tepat untuk Bersatu

Serang - Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah, mengatakan, rekonsiliasi antar-elit politik dan pejabat negara harus dilakukan dengan perbuatan yang nyata dan bukan hanya dengan ucapan saja.
"Dengan momentum Idul Fitri kita kembali ke fitrah dan saling memaafkan untuk memberikan contoh baik kepada masyarakat," kata Atut saat menggelar "silaturahim terbuka" di Serang, Rabu (31/8/2011).
Ia mengatakan, rekonsiliasi dilaksanakan dengan perbuatan secara nyata, sikap, perilaku, moral dan tidak saling hujat menghujat sesama anak bangsa.
Perbuatan tersebut harus dilakukan para elit politik setiap saat dan bukan hanya omong belaka.
Apalagi, saat ini umat Islam merayakan hari kemenangan setelah sebulan penuh menjalankan ibadah puasa Ramadhan.
Momentum Idul Fitri sangat tepat untuk memulai perbuatan baik dan benar tanpa saling bertikai maupun hujat menghujat.
"Jika para elit politik melakukan perbuatan baik dan benar tentu negara akan damai sentosa juga memberikan contoh yang baik kepada masyarakat," katanya.
Ia mengatakan, momentum Lebaran bisa dijadikan rekonsiliasi para elit politik untuk memperjuangkan kepentingan bangsa yang besar dengan tanpa kepentingan golongan tertentu.
Selama ini, kata dia, rekonsiliasi antar-elit politik cukup baik dan ke depan terus semakin damai tanpa pertikaian.
Karena itu, silaturahim para elit politik yang dilakukan setiap Idul Fitri bisa mempererat persatuan dan kesatuan bangsa dengan damai.
Apabila negara damai dan bersatu tanpa perselisihan dipastikan dapat meningkatkan kesejahteraan bagi rakyatnya sendiri.
Atut menambahkan, pihaknya pada Idul Fitri 1432 Hijriah meminta maaf kepada seluruh masyarakat, pejabat daerah maupun pengurus partai politik di wilayah Banten bila ada kesalahan. "Manusia tidak lepas dengan kesalahan dan kekhilafan," ujarnya.

(ant)

Minggu, 14 Agustus 2011

Amien Rais Doakan Atut Kembali Pimpin Banten

amienraisTANGERANG,  Mantan Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais berharap, incumbent Ratu Atut Chosiyah yang kembali mencalonkan diri pada pelaksanaan Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pilkada) Gubernur Banten Oktober 2011 ini kembali terpilih untuk memimpin Banten selama lima tahun ke depan. Amien menilai, selama memimpin Banten, apa yang dicapai Atut sudah sangat bagus.

““Mudah-mudahan Ibu Atut akan kembali menjadi gubernur Banten untuk meneruskan pembangunan, saya berharap semua kader dan simpatisan PAN di Banten untuk berjuang memenangkan pilgub kali ini, insya Allah kita pasti menang,” ungkap Amin dihadapan ratusan kader PAN dalam acara Safari Ramadhan yang digagas oleh Dewan Pimpinan Wilayah Partai Amanat Nasional (DPW PAN) Propinsi Banten, di Kelurahan Nusa Jaya Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang, kemarin.

Sementara itu, DPD PAN Kabupaten Serang berjanji All out mendukung pasangan Ratu Atut Chosiyah-Rano Karno. Ketua DPD PAN Kabupaten Serang Ferry Teruna mengatakan, sejak DPP PAN memutuskan mengusung Atut sebagai calon gubernur, pihaknya langsung melakukan konsolidasi untuk menggerakkan mesin partai guna membangun infrastruktur pemenangan Atut-Rano. Mesin partai yang digerakkan mulai dari tingkat kecamatan hingga tingkatan ranting. “Kami sudah  menginstruksikan seluruh kader partai di tingkat kecamatan hingga ke ranting untuk memenangkan Atut-Rano,” ujar Ferry, usai acara konsolidasi dan buka puasa bersama di kantor DPD PAN
Kabupaten Serang, Sabtu (13/8).

Ferry menambahkan, keputusan memenangkan Atut-Rano sudah menjadi kewajiban, karena sudah menjadi keputusan partai baik di DPW maupun di DPP. "Jadi kami harus mengawal kebijakan pemenangan Atut-Rano, sebagai bagian dari komitmen dan konsistensi partai kami," kata Ferry.

Secara internal, lanjut Ferry, tim pemenangan Atut-Rano akan berkoordinasi dengan tim pemenangan di partai koalisi yang mengusung dan mendukung Atut-Rano. “Untuk di Kabupaten Serang sendiri, kami sudah komitmen akan menargetkan perolehan suara sekitar 60 hingga 70 persen untuk Atut-Rano,” kata Ferry optimis.  (loh)

Jumat, 22 Juli 2011

Ulama Serpong Puji Ratu Atut

ratu atut

SERPONG - Majelis Ulama Indonesia Kecamatan Serpong, Kota Tangerang Selatan, memberikan acungan jempol sebagai pujian terhadap perhatian Gubernur Banten Hj. Ratu Atut Chosiyah terhadap kelembagaan agama dan kehidupan umat beragama.
"Apresiasi layak diberikan kepada Ibu Gubernur atas perhatian dan dukungannya, tidak hanya terhadap MUI melainkan juga terhadap eksistensi dan peran para guru ngaji di Banten," kata Ketua MUI Kecamatan Serpong, KH. Abdul Rozak, saat Gubernur Banten melakukan kunjungan kerja, Jumat (22/07/2011).
Abdul Rozak mengutarakan berbagai program yang telah dilaksanakan oleh Gubernur, antara lain memberikan dukungan dan dorongan nyata terhadap berbagai kegiatan keagamaan, bukan hanya Islam tetapi juga agama-agama lain yang ada di Banten. "Khusus untuk agama Islam, Ibu Gubernur juga memberikan perhatian yang sangat besar kepada para guru ngaji," tambahnya.
Gubernur, masih menurut Abdul Rozak, juga selalu menjalin kerjasama dan berkoordinasi dengan TNI, Polri, MUI dan lainnya dalam menjaga suasana kondusif di antara umat beragama. "Ke depan saya berharap Ibu Gubernur juga akan memberikan perhatian kepada Dewan Kesejahteraan Masjid termasuk para marbot masjid," tandasnya.
Selain itu, Gubernur juga bekerja sama dengan MUI Porvinsi Banten dengan menghasilkan sebuah Al Qur'an Mushaf Al-Bantani. "Al Qur'an ini sebuah karya besar para ulama Banten, karena menjadi Al Qur'an yang sangat khas dan menjadi kebanggaan umat Islam di Banten. Apalagi, Ibu Gubernur membagikan Al Qur'an ini secara cuma-cuma kepada semua umat," kata Abdul Rozak, disambut tepuk tangan para hadirin.
Dalam sambutannya Gubernur Banten Hj. Ratu Atut Chosiyah langsung merespon pujian tersebut dengan kerendahan hati. "Suasana kondusif antar umat beragama di Banten merupakan hasil kerjasama yang harmonis dari seluruh pihak, termasuk masyarakat Banten pada umumnya yang tidak menginginkan adanya gesekan antar umat beragama," ujarnya.
Ratu Atut berpesan kepada MUI Kecamatan Serpong khususnya dan di seluruh Banten pada umumnya untuk selalu menjaga tali silaturahmi dan kebersamaan dengan semua pihak seperti Polri, TNI, dan pihak-pihak lainnya untuk mengambil langkah-langkah preventif terhadap kemungkinan munculnya gesekan antar umat beragama.
"Saya menyampaikan apresiasi terhadap MUI Kecamatan Serpong yang hingga sejauh ini dapat berperan aktif dalam menjaga suasana tenang dan damai di wilayahnya dengan terus menerus menjaga kebersamaan dan kerukunan antar umat beragama. Saya berharap suasana kondusif ini terus dijaga dan dipelihara," kata Atut.
Selanjutnya, Ratu Atut mengimbau kepada MUI Kecamatan Serpong untuk segera membentuk Forum Silaturahmi Pondok Pesantren (FSPP), yang selanjutnya akan dapat bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi Banten, dalam kaitan pelaksanaan program-program bidang keagamaan khususnya umat Islam.
Ratu Atut selanjutnya juga menanggapi laporan dari Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kecamatan Serpong dan Forum Kader Posyandu. Gubernur berencana akan melakukan sinergi dengan Walikota Tangsel Hj. Airin Rachmi Diany SH MH, terkait pembangunan SMA Negeri yang belum ada di Kecamatan Serpong.
"Ibu Gubernur akan berkoordinasi dengan Ibu Walikota untuk membangun SMA Negeri di Kecamatan Serpong dan mudah-mudahan bisa cepat selesai dibangun. Sedangkan soal lahan akan dipelajari dulu oleh Bapak Camat," kata Ratu Atut.***
(wp, as, ml, ratuatut.com)

Rabu, 20 Juli 2011

Ratu Atut Lepas KKM Untirta

20110720-A1-GUBERNUR-LEPAS-2226-PESERTA-KKM-UNTIRTA-2

KOTA SERANG – Gubernur Banten-Hj.Ratu Atut Chosiyah, Rabu (20/7) pagi melepas 2.226 mahasiswa peserta Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) dari halaman Pendopo Gubernur Banten. Para mahasiswa tersebut akan mengikuti KKM Tematik yang disebar di 2 wilayah di Banten yaitu Kabupaten Pandeglang dan Kota Cilegon.

Dalam pesannnya Gubernur mengingatkan kepada para mahasiswa peserta KKM agar memiliki tekad, kesungguhan, disiplin dan berakhlak mulia dalam melaksanakan KKM Tematik di tengah-tengah masyarakat dengan tidak lupa untuk juga menjaga kesehatan selama mengikuti kegiatan.

“Selama mengikuti KKM, ikuti kegiatan sesuai rencana yang telah ditetapkan bersama sesuai dengan disiplin ilmu yang dimiliki masing-masing” tegas Gubernur seraya meyakini peserta KKM Tematik Untirta merupakan calon sarjana yang memiliki kualitas, profesionalisme dan akhlak mulia.

Sementara kepada para Kepala Daerah yang menerima para mahasiswa yang akan mengikuti KKM, Gubernur berharap mereka dapat diterima dengan baik , dilayani dengan baik dan dibimbing dengan baik.

Sementara Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Unitirta-H. Sholeh Hidayat mengatakan bahwa pelaksanaan KKM Tematik berdasarkan pada Undang-undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang System Pendidikan Nasional Pasal 20 Ayat 2 yang menegaskan bahwa Perguruan Tinggi berkewajiban menyelenggarakan pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat atau disebut dengan Tri Dharma Perguruan Tinggi.

Untuk tema KKM Tematik Untirta tahun ajaran 2010-2011 yaitu Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Mendorong Partisipasi Aktif dan Kemandirian Masyarakat Terhadap Penguatan Kelembagaan Perdesaan.

Peserta KKM Tematik Untirta tahun 2011 akan diikuti oleh 2.226 mahasiswa yang akan ditempatkan di 7 kecamatan di Kabupaten Pandeglang dan 4 kecamatan di Kota Cilegon dengan total Desa berjumlah 100 desa.

Kemudian Pembantu Rektor (Purek) Bidang Akademik Untirta-H.Sadeli Hanafi mewakili Rektor Untirta juga menyampaikan hal senada. “Kepada para peserta KKM Tematik telah kami sampaikan agar menjaga nama baik civitas akademika Untirta seperti berperilaku santun di masyarakat sebagaimana perilaku insan akademik dan melakukan pengabdian sebagaimana mestinya” tegasnya.

Pada kesempatan itu Ketua LPPM Untirta melakukan penandatanganan kesepahaman bersama (MoU) dengan Ketua Taruna Siaga Bencana (Tagana) Provinsi Banten-H.Andika Hazrumy mengenai pengelolaan lingkungan meliputi pembentukan kampung siaga bencana dilanjutkan dengan penyerahan Compact Disk (CD) yang berisi materi penanggulangan bencana dari Tagana kepada LPPM Untirta. Turur hadir dan menyaksikan pada acara tersebut Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Banten-Ajak Muslim dan Asda II Kabupaten Pandeglang.

(hms banten, kp)

Minggu, 10 Juli 2011

JAMBORE NASIONAL IX PRAMUKA RESMI DITUTUP

DSC_5412Sumatera Selatan-Wakil Gubernur Banten-H. M. Masduki selaku Ketua Kwartir Daerah Provinsi Banten didampingi anggota Majelis Pembimbing Daerah Provinsi Banten-H. Hudaya menghadiri penutupan Jambore Nasional IX Pramuka tahun 2011 di bumi perkemahan danau Teluk Gelam Kecamatan Teluk Gelam Kabupaten Ogan Komering Ilir Sumatera Selatan, Sabtu (9/7).

Jambore Nasional (Jamnas) IX Pramuka yang berlangsung sejak tanggal 2 juli lalu di bumi perkemahan secara resmi ditutup Wakil Presiden Republik Indonesia-Budiono. Jamnas yang diikuti pramuka penggalang dari 33 provinsi termasuk Provinsi Banten yang mengirimkan kontingennya dari masing-masing Kwartir Cabang Kabupaten Kota se Provinsi Banten juga dihadiri kontingen pramuka dari Singapura serta  Malaysia berjumlah lebih dari 20 ribu orang.

Wakil Presiden-Budiono menyatakan, Pramuka berdiri sebagai garda terdepan untuk mengantisipasi munculnya paham-paham radikalisme dan terorisme. Paham-paham radikalisme maupun terorisme tidak boleh dibiarkan mengancam keberadaan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Selendang merah-putih yang selalu melingkar di leher seorang Pramuka adalah simbol kesetiaan pada cita-cita luhur dan eksistensi NKRI”, jelas Wakil Presiden.

"Sebagai Pandu, pramuka Indonesia, adalah calon pemimpin bangsa. Saya harapkan kalian semua memiliki pegangan, memiliki kompas, mengenai mana yang baik dan mana yang buruk”, tambah Wakil Presiden.

Wakil Presiden Boediono berharap para peserta Jambore Nasional IX Pramuka dapat menerapkan pengalamannya selama di perkemahan. Meskipun banyak godaan yang akan dihadapi namun Pramuka sebagai generasi muda harus siap mengambil alih  tongkat kepemimpinan bangsa di masa yang akan datang.

Sementara Ketua Kwartir Nasional Pramuka-Azrul Azwar menjelaskan bahwa Jambore berlangsung sukses dengan 58 kegiatan, 75 persen dari jumlah kegiatan dilaksanakan di bumi perkemahan danau teluk gelam 25 persen lainnya diluar kawasan danau teluk gelam.

Technorati Tags: ,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,

Windows Live Tags: NASIONAL,PRAMUKA,RESMI,DITUTUP,Sumatera,Selatan,Wakil,Gubernur,Banten,Masduki,Ketua,Kwartir,Daerah,Provinsi,Majelis,Hudaya,Teluk,Gelam,Kecamatan,Kabupaten,Ogan,Ilir,Sabtu,Jamnas,Presiden,Republik,Indonesia,Budiono,Cabang,Kota,Singapura,Malaysia,Paham,Negara,Kesatuan,NKRI,Selendang,Sebagai,Pandu,Saya,Boediono,Meskipun,Sementara,Azrul,Azwar,bumi,perkemahan,danau,yang,berlangsung,dari,radikalisme,terorisme,adalah,cita,bangsa,memiliki,mana,akan,kegiatan,persen

WordPress Tags: NASIONAL,PRAMUKA,RESMI,DITUTUP,Sumatera,Selatan,Wakil,Gubernur,Banten,Masduki,Ketua,Kwartir,Daerah,Provinsi,Majelis,Hudaya,Teluk,Gelam,Kecamatan,Kabupaten,Ogan,Ilir,Sabtu,Jamnas,Presiden,Republik,Indonesia,Budiono,Cabang,Kota,Singapura,Malaysia,Paham,Negara,Kesatuan,NKRI,Selendang,Sebagai,Pandu,Saya,Boediono,Meskipun,Sementara,Azrul,Azwar,bumi,perkemahan,danau,yang,berlangsung,dari,radikalisme,terorisme,adalah,cita,bangsa,memiliki,mana,akan,kegiatan,persen

Blogger Labels: NASIONAL,PRAMUKA,RESMI,DITUTUP,Sumatera,Selatan,Wakil,Gubernur,Banten,Masduki,Ketua,Kwartir,Daerah,Provinsi,Majelis,Hudaya,Teluk,Gelam,Kecamatan,Kabupaten,Ogan,Ilir,Sabtu,Jamnas,Presiden,Republik,Indonesia,Budiono,Cabang,Kota,Singapura,Malaysia,Paham,Negara,Kesatuan,NKRI,Selendang,Sebagai,Pandu,Saya,Boediono,Meskipun,Sementara,Azrul,Azwar,bumi,perkemahan,danau,yang,berlangsung,dari,radikalisme,terorisme,adalah,cita,bangsa,memiliki,mana,akan,kegiatan,persen
Technorati Tags: ,

ratu atut

Selasa, 05 Juli 2011

Ratu Atut: Perempuan Banten Memajukan Ekonomi Daerah

atut pilgubJakarta  - Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah menegaskan, pemberdayaan perempuan melalui berbagai program kerja di daerah itu diarahkan untuk meningkatkan peran mereka dalam menopang ekonomi keluarga dan juga daerah secara umum.

Ratu Atut mengemukakan bahwa jumlah perempuan yang besar di Banten mempunyai potensi untuk diberdayakan sebagai subyek pembangunan bangsa serta menopang ekonomi keluarga.
Menurut Atut, peranan strategis perempuan dalam menyukseskan pembangunan bangsa itu dapat dilakukan melalui peningkatan peranan perempuan dalam keluarga.

"Perempuan merupakan benteng utama dalam keluarga. Peningkatan kualitas sumber daya manusia dimulai dari peran perempuan dalam memberikan pendidikan kepada anaknya sebagai generasi penerus bangsa," ujarnya.
Selain merupakan aset, menurut Atut, jumlah perempuan yang demikian besar juga menimbulkan problematika tersendiri di bidang ketenagakerjaan. "Karenanya dengan mengelola potensi perempuan melalui bidang pendidikan dan pelatihan, maka tenaga kerja perempuan akan menempati posisi yang lebih terhormat dan mampu mengangkat derajat bangsa," ujar Ratu Atut.

Terkait kebijakan khusus gender, menurut Gubernur, sejauh ini upaya yang dilakukan pihaknya adalah membuat regulasi untuk kemajuan kesetaraan gender tersebut di Provinsi Banten. Hasilnya Banten telah berhasil meraih predikat ke III dalam keberhasilan program pemberdayaan perempuan. Keberhasilan lainnya yang dicapai adalah laju pertumbuhan ekonomi Banten pada triwulan pertama berada di atas rata-rata.

Kaum perempuan terbukti mampu menopang ekonomi terutama saat krisis melanda negeri ini beberapa tahun yang lalu. Ketika krisis ekonomi di tahun 1997, kaum ibu yang bekerja pada sektor ekonomi mikro langsung bangkit dan tidak diantara mereka yang justru menjadi penopang ekonomi keluarga.

Minggu, 03 Juli 2011

Abah Meninggal, Atut Tetap Ngantor

tahlilanSERANG - Gubernur Ratu Atut Chosiyah mengaku aktivitasnya melayani publik tidak terganggu dengan wafatnya ayahanda (alm) Prof DR (HC) H Tb Chasan Sochib. Kata Atut, kepergian Abah menjadi motivasi untuk bekerja lebih baik lagi.

“Semasa hidup ayahanda selalu berpesan kepada kami anak-anaknya untuk bekerja dan mengabdi dengan sepenuh hati untuk rakyat. Oleh sebab itu, tidak ada alasan bagi Ibu (Atut menyebut dirinya-red) untuk mengurangi intensitas sebagai kepala daerah,” ujar Atut saat ditemui usai menggelar tahlilan di Masjid Al-Chosiyah yang berada di depan kediamannya di Jalan Bhayangkara No 51, Cipocok Jaya, Kota Serang, tadi malam.

Atut mengaku, kemarin dirinya sudah masuk kantor untuk menandatangani berbagai berkas yang sudah menumpuk di atas meja kerjanya. Hari ini, Atut bahkan sudah diagendakan untuk hadir di Pandeglang dalam sebuah acara. “Tadi pagi (ke­marin-red) Ibu masuk kantor langsung disodorkan setumpuk berkas yang harus ditandatangani. Sesuai pesan ayahanda, Ibu akan lebih memacu semangat untuk bekerja dan mengabdi kepada masyarakat lebih baik lagi. Ibu tidak mau mengecewakan almar­hum ayahanda,” ungkap Atut yang hampir meneteskan air mata.

Dihubungi terpisah, Sekda Banten Muhadi mengatakan, aktivitas Gubernur tetap berjalan sebagaimana mestinya. Hanya saja, kata Muhadi, intensitas memang sedikit dikurangi karena masih dalam suasana berkabung. “Wajar karena memang masih berkabung. Selama sepekan ini intensitas aktivitas di luar kantor dinas memang agak dikurangi,” jelas Muhadi.

Namun demikian, Muhadi memastikan tidak ada masalah meski aktivitas Gubernur di luar ruangan sedikit dikurangi. Me­nurutnya, sudah ada pendelegasi­an setiap acara yang seharusnya menjadi agenda Gubernur. “Bisa Pak Wagub atau saya sendiri. Ter­masuk acara di Alun-alun Barat dalam rangka HUT Bha­yang­kara nanti malam (semalam-red), perwakilan dari Pemprov Banten tetap hadir,” tegasnya.

Sementara itu, berdasarkan pantauan di lapangan, memang aktivitas di lingkungan Pemprov Banten relatif lebih sepi dari biasanya. Suasana berkabung juga masih terasa. Bahkan topik perbincangan orang-orang yang berada di area kantor gubernur, masih membahas soal mening­gal­nya Chasan Sochib.

Aktivitas di malam hari juga masih sama dengan malam ke­marin. Keluarga besar Atut masih melakukan tahlilan. Jika sebelum­nya hanya di lima titik, malam ini ditambah hingga 10 titik termasuk dua titik di Tangerang. Rencananya, tahlilan akan dilakukan selama tujuh hari. Atut yang menggelar tahlilan di Masjid Al-Chosiyah tampak ditemani oleh Wakil Gubernur Masduki dan sejumlah pejabat eselon II di lingkungan Pemprov Banten. Masyarakat sekitar juga tampak memadati lokasi tahlilan. Atut yang malam itu meng­gunakan pakaian serbahitam sudah mulai tampak segar dibandingkan hari sebelumnya. Sekira pukul 21.00 WIB, tahlilan selesai digelar. (bon/alt/ndu)

sumber: radarbanten.com