Ratu Atut Yakin Ekonomi Tumbuh

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Ratu Atut Penuhi Tuntutan Buruh

Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah menyetujui tuntutan revisi upah minimum kabupaten/kota 2012 yang diajukan Aliansi Serikat Buruh/Serikat Pekerja Tangerang Raya, Kamis (29/12/2011).

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Tampilkan postingan dengan label ratu atut chosiyah dan aburizal bakrie. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label ratu atut chosiyah dan aburizal bakrie. Tampilkan semua postingan

Senin, 24 Oktober 2011

Ratu Atut Rano Karno Unggul di Cilegon

ratu atut rano karno puan maharaniCilegon - Pasangan calon gubernur Banten dan wakilnya, Ratu Atut Chosiyah-Rano Karno, untuk sementara meraih suara terbanyak di Cilegon dengan 62 persen atau 102.807 suara, jauh meninggalkan para pesaingnya.
"Berdasarkan tabulasi suara yang masuk di KPU Kota Cilegon, pasangan nomor urut satu masih unggul dibandingkan dua kandidat lainnya," kata Ketua KPU Kota Cilegon, Syaeful Bachry, di Cilegon, Senin (24/10).
Dia menjelaskan, saat ini kandidat dengan nomor urut satu, Ratu Atut Chosiyah-Rano Karno memperoleh suara sebanyak 102.807, sedangkan Wahidin Halim-Irna Narulita mendapatkan 34.330 suara dan pasangan Jazuli Juwaini-Makmun Muzakki mendulang 29.247 suara.
"Kalau dilihat dari prosentase, nomor urut satu 62 persen, nomor urut dua sebesar 20 persen, dan nomor urut tiga 18 persen," katanya.
Dengan demikian, untuk sementara total suara yang masuk ke KPU Kota Cilegon berjumlah 166.384 suara, dari total pemilih di Daftar Pemilih Tetap (DPT) sebanyak 265.532 jiwa.
"Untuk resminya nanti kami akan sampaikan, berapa sebenarnya jumlah suara yang masuk, dan warga yang golput. Karena sampai saat ini PPK masih melakukan perhitungan secara manual," ujarnya.
Secara terpisah, Ketua PPK Kecamatan Pulomerak, Murod, mengatakan, pihaknya saat ini masih terus melakukan proses perhitungan manual di Pulomerak.
"Di Pulomerak ada empat kelurahan, dan Insya Allah hari ini juga proses penghitungan akan selesai," ujarnya.

(ratuatut.com / ant)

Sabtu, 02 Juli 2011

Guru Penting bagi Kualitas SDM Banten

Baliho-stiker PortraitSerang - Ratu Atut sangat perhatian terhadap kondisi guru, baik di negeri maupun swasta, baik formal maupun non formal.  Setiap terjun ke masyarakat, Ratu Atut selalu mendengarkan keluhan masyarakat khususnya para guru PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini) dan bahkan guru ngaji. laporan disampaikan juga oleh beberapa Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) kecamatan, Ketua Himpaudi (Himpunan Paud Indonesia) menceritakan kondisi terkini tentang lembaga PAUD dan guru-guru yang dinaunginya. Ratu Atut mengetahui dan meyakini betul bahwa kunci untuk mendapatkan sumber daya manusia (SDM) Banten yang berkualitas dan berkompeten di masa akan datang, terletak pada guru.

"Guru merupakan komponen yang sangat strategis dan mendasar untuk mendukung dan mendorong setiap upaya pembangunan pendidikan. Sedangkan pendidikan merupakan komponen utama dalam setiap upaya percepatan dan perluasan pembangunan di sektor lainnya," tutur Ratu Atut dalam suatu kesempatan saat kunjungan kerja ke Kecamatan Tanara, Kabupaten Serang, (28/6/2011).

Menurut Atut, pendidikan mempengaruhi secara penuh terhadap pertumbuhan ekonomi dan peradaban suatu bangsa. Hal ini bukan saja karena pendidikan akan berpengaruh terhadap produktivitas, tetapi juga terhadap fertilitas, mortalitas dan migrasi masyarakat.

Pendidikan, lanjut Atut, juga faktor penting dalam proses transformasi sosial. Oleh karena itu, tidak mengherankan apabila negara yang berpenduduk dengan tingkat pendidikan yang tinggi akan mengalami pertumbuhan ekonomi yang pesat. Secara filosofis, pendidikan sangat bermanfaat bagi manusia dalam memecahkan berbagai persoalan kehidupan.

"Bagi masyarakat, pendidikan bermanfaat dalam memperkuat kehidupan ekonomi, politik, sosial dan budaya. Pendidikan juga dapat dipandang sebagai salah satu bentuk investasi SDM jangka panjang," tambahnya.

Ratu Atut secara konsisten memacu para guru untuk meningkatkan kualitasnya. Ia selalu mendorong dan menyemangati para guru yang masih berijazah SMA untuk kuliah mengambil gelar S1. Sedangkan yang masih berijazah SMP (biasanya guru PAUD) mengikuti Paket C untuk mendapatkan ijazah SMA dan berlanjut sampai kuliah.

"Bagi yang masih harus mengambil Paket C, tidak usah malu-malu. Kalau kita mau maju dan mengembangkan kemampuan harus membuang jauh-jauh rasa malu," ujarnya memberi semangat.

Khusus kepada para guru ngaji, Ratu Atut, juga menaruh perhatian yang besar. Sebab, menurutnya, guru ngaji merupakan komponen strategis dalam meletakkan dasar nilai-nilai akhlakul karimah berlandaskan iman dan taqwa. "Ilmu duniawi tanpa dilandasi keimanan dan ketaqwaan justru potensial menimbulkan bencana," tuturnya.

(as)

Jumat, 10 Juni 2011

Popularitas dan Elektabilas Ratu Atut Tetap Tertinggi

Add caption

Serpong- Popularitas dan elektabilitas incumbent Hj Ratu Atut Chosiya tak terkejar dalam pemilihan Gubernur (Pilgub) Banten 2011. Hal itu dikatakan oleh Sejumlah politisi dan pengamat politik di Banten menjelang pelaksanaan Pilgub, beberapa bulan lagi. Karenanya, perbincangan yang ramai saat ini berkutat di seputar sosok tepat yang akan mendimpingi Atut lima tahun kedepan.

Salah satunya dikatakan Ketua Dewan Pimpinan Provinsi (DPP) Partai Keadilan dan Persatuan (PKPI Banten, H Robert Usman. Menurutnya, dalam setiap perbincangan tentang bursa calon Gubernur di internal partai maupun dengan partai politik lain, sosok Ratu Atut seakan sudah tak tersaingi. Walaupun pertainya belum menentukan sikap siapa yang akan diusung, tapi pihaknya sudah mengakui bahwa popularitas dan elektabilitas incumbent belum ada yang bisa mengalahkan. Sehingga yang saati ini banyak dibicarakan adalah pertarungan sosok yang layak mendampingi Atut.

“Yang jelas, sikap PKPI dalam menentukan dukungan pasangan Cagup dan Cawagup akan berpikir rasional dan mengikuti calon yang benar-benar kuat,”, kata Robert kepada Tangerang Ekspers kemarin.

Dalam penilaian Robert, ada beberapa nama yang kemungkinan bias berpasangan dengan Atut. Diataranya Wakil gubernur Banten Masduki akan kembali dipaketkan dalam Pilgup 2011. Sebab, kata Robert, sosok Masduki sangat kecil sekali resistensinya. Selain itu Masduki tergolong pejabat yang bersih dan komunikasi antara Atut dengan Masduki cukup harmonis.

Selain itu, bila pasangan Atut dan Masduki kembali dipaketkan, ini akan menjalin keharmonisan partai koalisi pada Pilgup 2006 lalu.

Robert juga tidak menamping kemungkinan Atut akan berdampingan dengan Wahidin Halim. Sebab, akan semakin menjaga kondusifitas Pilgub.

“Yang jelas, kalau saja Atut berdampngan dengan Wahidin Halim, Pilgup Banten 2011 akan berjalan kondusif dan tanpa mengarahkan dana yang cukup besar,” kata Robert.

Senada dikatakan pengamat politik Fisip UIN Syarif Hidayatullah, Muhammad Zaki Mubarok. Menurut Zaki, saat ini yang banyak terlihat spanduk-spanduk yang hanya ingin menjadi pendamping Atut. Karena belum ada tokoh yang mampu menyaingi Atut di Pilgub Banten. Sebab untuk maju sebagai kandidat di Pilgub Banten membutuhkan modal cukup besar, baik materi maupun sosial.

“Sehingga popularitas dan elektabilitas Atut, belum ada yang bisa menyaingi. Sehingga banyak orang yang hanya berlomba-lomba menjadi pendamping Atut,” kata M Zaki. (ss)